Banjir Bandang ‘Sapu’ Kawasan Lebak, Presiden Jokowi: Hentikan Penambangan Emas Ilegal di Kawasan TNGHS

admin

“Tidak bisa, karena keuntungan satu, dua, tiga orang, banyak masyarakat dirugikan karena banjir bandang ini,”

BANTEN – CNN

Sedikitnya ada sekitar 30 jembatan yang rusak diterjang bencana banjir bandang yang menimpa kawasan Lebak, Banten belum lama ini. Jembatan- jembatan tersebut merupakan infrastruktur yang sangat vital karena merupakan penghubung dari satu wilayah ke wilayah lainnya.

Presiden Joko Widodo pun memerintahkan kepada Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PU-Pera) Basuki Hadimuljono untuk segera membangun kembali 30 jembatan yang rusak di Lebak, Banten, karena bencana banjir yang menerpa beberapa waktu lalu.

Potret jembatan rusak diterjang bencana banjir bandang yang menimpa kawasan Lebak, Banten.

“Ada 30 jembatan penting yang menghubungkan antardesa rusak. Ini harus segera diselesaikan,” ucap Jokowi Lebak, Banten.

Selain jembatan, pemerintah mencatat terdapat 19 bangunan sekolah yang mengalami kerusakan dan perlu perbaikan secepatnya. Presiden ingin proses rekonstruksi infrastruktur tersebut bisa rampung dalam tiga bulan ke depan.

Sebagai upaya pencegahan banjir di masa mendatang, Jokowi menginstruksikan kepada Banten untuk menertibkan penambangan emas yang dilakukan secara ilegal di Kawasan Taman Nasional Gunung Halimun Salak (TNGHS).

Kegiatan tersebut dianggap sebagai salah satu pemicu banjir karena telah merusak kawasan hutan yang selama ini menjadi daerah resapan air.

“Ini mungkin karena perambahan hutan, menambang emas secara ilegal. Saya sudah sampaikan kepada Pak Gubernur untuk dihentikan,” tegas Presiden Jokowi.

Pihaknya mengatakan, tidak ingin akibat ulah segelintir oknum yang mengambil keuntungan secara ilegal, banyak warga yang akhirnya mengalami kerugian bahkan kehilangan nyawa.

“Tidak bisa, karena keuntungan satu, dua, tiga orang, banyak masyarakat dirugikan karena banjir bandang ini,” sebutnya.

Sementara itu, Badan Penanganan Bencana Daerah (BPBD) Banten mencatat sebanyak delapan orang tewas dan 17.200 jiwa yang terdiri dari 4.368 keluarga harus mengungsi akibat bencana tersebut.

Sebanyak 1.410 rumah dilaporkan rusak. Jokowi menyebut pemerintah akan merelokasi rumah-rumah warga yang rusak ke daerah yang dianggap lebih aman. Namun, pihaknya menyerahkan penentuan lahan relokasi kepada Pemerintah Provinsi Banten. (Herman)

www.cakrawalanusantaranews.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Wawww ..... Apakah Benar DPRD Pamekasan akan Legalkan Minuman Keras ??

Share this on WhatsApp“Perda tersebut nanti arahnya bukan lagi larangan, tapi melegalkan namun dengan pengawasan super ketat,” JATIM – CN Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Pamekasan, Jawa Timur, mengatakan akan segera merevisi Peraturan Daerah (Perda) tentang Larangan Minuman Beralkohol di wilayah tersebut. Perda nomor 18 tersebut dinilai melanggar Undang-Undang (UU) […]
Ilustrasi gambar minuman beralkohol.

Subscribe US Now

WhatsApp chat