Masuk Musim Hujan, Petani Kelurahan Singkep Sangat Membutuhkan Solusi Pengendalian Banjir

admin

CNN – TANJABTIM

Melihat secara geografis, peta kabupaten Tanjung Jabung timur terletak pada 0°53’ – 1°41’ LS dan 103°23 – 104°31 BT , dengan panjang pantai 191 km atau 90 % dari panjang pantai propinsi Jambi.

Hal ini mempengaruhi kestabilan perubahan iklim diberbagai kecamatan dan kelurahan (desa) yang ada di kabupaten Tanjung Jabung timur.

Salah satunya, kelurahan Singkep yang dikelilingi beberapa muara sungai, dan diperkirakan hanya sekitar 5 km dari garis pantai, rentan menjadi sasaran banjir bila musim hujan tiba.

Keluhan ini pun disampaikan oleh salah seorang petani warga (Bazarudin) kelurahan Singkep, 5 Januari 2021, mengatakan, setiap tahun kelurahan Singkep ini dua kali mengalami peningkatan debit air, hampir mencapai 1,5 M³, dari ketinggian air biasanya (banjir), sehingga berdampak pada tanaman masyarakat petani yang mengalami penurunan produksi. Hasil tani anjlok bisa-bisa 70% dari hasil pada saat cuaca normal, biaya operasional meningkat, harga jual bisa jadi menurun, karena kwalitas hasil tani mengalami durabilitas mutu, (kadar air yang dikandung diatas standar) apalagi tanaman pinang, yang menjadi tanaman budidaya idola masyarakat Tanjung Jabung timur.

Sambungnya, tanaman pinang sangat sensitif terhadap kelebihan debit air disekitar pokok tanaman, yang paling mengecewakan tanaman pinang mengalami depresiasi jangka panjang, karena kalau tanaman pinang banjir tidak akan bisa menghasilkan proses asimilasi dan respirasi, bahkan tanaman bisa mati.

Ia menyebutkan, masalahnya akan berdampak pada penurunan pendapatan tani masyarakat, artinya ekonomi masyarakat akan berpotensi melemah; ujarnya.

Sebenernya ada solusinya, pengadaan tanggul disepanjang 50 km pinggir sungai dan kanal, dan permasalahan ini sudah pernah beberapa kali di musrembang kan tingkat kelurahan, di ajukan ketingkat kabupaten tapi sampai sekarang belum ada solusi, “bebernya.

Ditempat yang berbeda awak media mencoba konfirmasi pemerintah setempat, sekretaris kelurahan (Anjas) membenarkan terkait permasalahan banjir yang sering terjadi di daerah nya dan sudah berupaya untuk mencari solusi, kita terus membangun komunikasi keberbagai struktur pemerintahan daerah yang ada, sampai saat ini kita masih mengupayakan dengan berbagai cara agar permasalahan ini tuntas, “ujarnya.

Warga masih berharap agar pihak instansi terkait “Balai Wilayah Sungai Sumatera VI” kiranya dapat membantu mengatasi permasalahan tersebut, agar dapat mewujudkan program pemerintah pusat dalam pemulihan ekonomi masyarakat. (Ambok Ajeng)

www.cakrawalanusantaranews.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Himbau Masyarakat, Camat Mendahara Berikan Tips Cegah Resiko Kebakaran

CNN – Tanjabtim Mengingat dengan berbagai kejadian kebakaran rumah dibeberapa tempat sekitar Kabupaten Tanjung Jabung Timur, Camat Mendahara Amri Juhardy S.IP menghimbau dan memberikan tips antispasi dini terhadap resiko kebakaran rumah yang kadang terjadi karena arus pendek listrik. Kepada awak media, Dirinya menyebutkan ada beberapa tips aman dari korsleting listrik, […]

Subscribe US Now

Need Help?