Kebersamaan Wujudkan Mimpi-mimpi Antapani

admin

KOTA BANDUNG – CNN

Antapani, salah satu kecamatan yang disebut-sebut sebagai kecamatan dengan indeks kebahagiaan tertinggi di Kota Bandung rupanya masih juga punya mimpi, selalin terus-menerus menata ini-itu yang selaras dengan visi Kota Bandung yaitu “Memantapkan kualitas infrastruktur dan lingkungan dalam mendukung perekonomian kota menuju Kota Bandung yang unggul, nyaman, sejahtera dan agamis.”

“Mimpi-mimpi Antapani” tersebut dipaparkan Camat Antapani, Rahmawati Mulia dalam Musrenbang Rencana Kerja Pembangunan Daerah (RKPD) Tahun 2023 Tingkat Kecamatan Antapani Kota Bandung yang dilangsungkan di Gedung Setia Bintang Graha, Jalan Terusan Jakarta, Bandung baru-baru ini.

“Ada enam mimpi Antapani yang sedang diupayakan perwujudannya,” ungkap Rahmawati. Yang pertama adalah memindahkan kantor kecamatan; Kedua, revitalisasi lapangan Gasmin (Gasibu Mini); Ketiga, penataan PKL; Keempat, pemeliharaan dan pengawasan bantaram sungai (Cidurian dan Cipamokolan); Kelima, mengoptimalkan fungsi terminal Antapani; Keenam, kerja sama dengan PT KAI memanfaatkan lahan sawah menjadi Buruan SAE.

Dari keenam mimpi tersebut, memindahkan kantor kecamatan menjadi perhatian dan mendapat sambutan dari peserta musrenbang. Dewasa ini aktivitas kantor kecamatan yang membawahi 63 RW dan 342 RT ini sering kali menghadapi hambatan teknis dikarenakan daya tampung perkantorannya tidak seimbang dengan kegiatan administratif sehari-hari.

Di suatu kesempatan lain Rahmawati pernah mengatakan, “Kalau ada Pemilu, Pilpres Pilgub atau Pilwalkot dan kegiatan lainnya yang memerlukan pergudangan kami betul-betul mengalami kesulitan.” Paparan Ibu Camat ini tak urung jadi bincangan para peserta musrenbang di jeda rehat pertemuan tersebut. Terungkap juga keluhan warga yang tinggal di 3 wilayah perbatasan dengan kecamatan lain. Mereka mengalami kesulitan mobilitas apabila harus mengurus administrasi ke kantor kecamatan di Jalan AH. Nasution dekat Cikadut.

Usulan pemindahan kantor kecamatan ke lingkar Gasmin ini disambut baik karena kelak kantor kecamatan Antapani berada di tengah pemukiman warga di kecamatan seluas 400,543 hektar ini. Seperti sudah dikenal warga setempat, di lingkar Gasmin terdapat gedung berlantai 3 yang dikelola IPPHI (Ikatan Persaudaraan Haji) Kota Bandung. Diawal-awal keberadaanya warga setempat mengenalnya dengan sebutan wisma haji, namun lebih sering sekadar disewakan untuk resepsi khitanan, pernikahan atau pertemuan lainnya.

Ungkapan kehendak warga tersebut terwakili oleh Prof. Dr. Asep Warlan. S.H., M.H sebagai pembicara representatif Forum Peduli Antapani. Menurutnya, kantor kecamatan Antapani memang seharusnya berlokasi di tengah masyarakat lalu mengajak seluruh lapisan masyrakat warga Antapani membangun kebersamaan untuk mewujudkan “mimpi-mimpi” tersebut.

“Demi mewujudkan niat baik kita memang perlu kebersamaan, karena dengan kebersamaan kita akan memiliki kekuatan,” tegasnya.
Beberapa usulan lain dari musrenbang ini di antaranya tertuju kepada Dinas Sumber Daya Air Bina Marga dan Dinas Perhubungan Kota Bandung, berkenaan dengan semakin padatnya lalulintas di Antapani. Salah satu opsi penanggulannya adalah diperlukannya perbaikan infrastruktur, penerangan jalan umum dan juga lingkungan. Yang dirasakan mendesak adalah perbaikan zebra cross dan pengadaan rambu-rambu lalulintas, demi keselamatan para pejalan kaki. (AJ/ARN)

www.cakrawalanusantaranews.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Penguatan Aspek Budaya dalam Mengembangkan BuruanSAE di Kota Bandung

KOTA BANDUNG – CNN BuruanSAE adalah nama program dalam lingkup urban farming yang hingga kini dimarakkan oleh Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Bandung. Buruan SAE merupakan rangkain kata Buruan yang dalam bahasa Sunda berarti halaman (pekarangan) dan SAE adalah akronim dari Sehat, Alami dan Ekonomis. Sedangkan pelisanan akronim […]

Subscribe US Now

Need Help?