“Sekira Rp. 306,9 triliun atau 61 persen, mayoritas, itu merupakan transfer ke daerah dan dana desa Dengan kembalinya Pendidikan Tinggi ke dalam Kemendikbud. Maka, pada 2020, anggaran Kemendikbud ditambah Rp 2,3 triliun yang akan tersisa di Kemenristek,”
KEMENDIKBUD – CNN
Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim menjelaskan anggaran senilai Rp. 307 triliun dari total Rp 505 triliun dana fungsi pendidikan yang dialokasikan pemerintah untuk tahun anggaran 2020 disalurkan ke daerah. Mekanismenya melalui dana alokasi umum (DAU) dan dana alokasi khusus (DAK).
Nadiem memastikan dana fungsi pendidikan memenuhi 20 persen dari total Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) 2020, sesuai dengan amanat UUD. Dari total dana tersebut, yang dikelola Kemendikbud hanya Rp 39,2 triliun. Selain ditransfer ke daerah, sisanya disalurkan ke kementerian/lembaga terkait yang memiliki program pendidikan seperti Kementerian Agama.
“Sekira Rp. 306,9 triliun atau 61 persen, mayoritas, itu merupakan transfer ke daerah dan dana desa Dengan kembalinya Pendidikan Tinggi ke dalam Kemendikbud. Maka, pada 2020, anggaran Kemendikbud ditambah Rp 2,3 triliun yang akan tersisa di Kemenristek,” terang Nadiem Makarim di Jakarta, belum lama ini.
Nadiem mengatakan,total dana yang dikelola Kemendikbud termasuk DAK dan DAU 2020 mencapai Rp 75,6 triliun. Dana tersebut juga untuk keperluan dua jenis bantuan sosial pendidikan yaitu Kartu Indonesia Pintar (KIP) untuk jenjang pendidikan dasar dan menengah serta KIP Kuliah untuk jenjang pendidikan tinggi.
Keduanya merupakan turunan dari visi misi Presiden yang ingin memberikan akses kepada layanan pendidikan bagi anak-anak yang berasal dari kalangan ekonomi lemah. Ia menjelaskan bahwa alokasi anggaran per bidang masih akan berubah karena menunggu terbitnya Peraturan Presiden mengenai struktur organisasi Kemendikbud yang baru.
“Selain itu, urgensi penyediaan sarana dan prasarana pendidikan yang layak di seluruh Indonesia menjadi perhatian. Pada 2020 kami akan melakukan sensus untuk mengecek keamanan struktur dari sekolah-sekolah kita,” tutupnya. ****

