Terus Meningkatnya Kasus Kekerasan Seksual di Sekolah, Ketua KPAI Susanto : Permendikbud Tentang Kekerasan Tak Berjalan Efektif

admin

KPAI – CNN

Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 85/2015 tentang Pencegahan dan Penanggulangan Tindak Kekerasan di Lingkungan Satuan Pendidikan dinilai Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) tidak berjalan efektif. Karena, tindak kekerasan, terutama kekerasan seksual di sekolah terus meningkat.

Perundungan masih menjadi kasus yang paling banyak dialami pelajar. Motif lainnya antara lain, penganiayaan hingga menimbulkan korban jiwa. Pelaku dan korbannya tidak hanya melibatkan sesama pelajar, tetapi juga guru, kepala sekolah dan alumni.

Ketua KPAI Susanto menilai, kasus kekerasan yang ada di satuan pendidikan harus diperhatikan serius oleh Kemendikbud. Menurutnya, sikap pelajar yang diduga terpapar benih paham menyimpang juga mulai bermunculan di lingkungan sekolah dasar dan menengah.

“Saat ini tentu harus menjadi concern besar bagi mas menteri agar kasus kekerasan di satuan pendidikan ini bisa dicegah sejak dini. Apalagi Permendikbud Nomor 82/2015 memang belum efektif dari sisi mencegah terjadinya kekerasan di satuan pendidikan,” papar Susanto setelah beraudiensi dengan Mendikbud Nadiem Anwar Makarim di Kantor Kemendikbud, Jakarta, beberapa waktu lalu.

Susanto menyebut, bentuk kekerasan yang terjadi di antara sesama pelajar, senior dengan junior, alumni dengan adik kelas, guru dengan pelajar. Kebijakan zonasi, katanya harus diperkuat untuk mencegah kekerasan di lingkungan pendidikan.

“Ada beberapa paham-paham menyimpang. Contoh, ada pelajar tidak mau hormat bendera karena faktor pengasuhan. Itu terjadi bukan hanya kelompok agama tertentu. KPAI juga meminta agar kebijakan zonasi dilanjutkan,” ucapnya.

Menurutnya, kekerasan seksual yang terus meningkat harus mendapat perhatian lebih. Berdasarkan penelusuran KPAI, pelaku kekerasan seksual mayoritas guru, yakni 88 persen dan kepala sekolah 22 persen. Hingga Oktober 2019 ada 17 kasus kekerasan seksual di sekolah,” ungkapnya. ****

www.cakrawalanusantaranews.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Waspadai Peredaran Narkoba di Wilayah Perbatasan

“Kalau kita tidak waspada maka semua yang sudah kita lakukan menjadi percuma karena narkoba adalah salah satu musuh kita bersama. Kita perlu menyinergikan pengawasan di wilayah perbatasan untuk melindungi masyarakat kita dari narkoba yang datang dari luar negeri,” JAKARTA – CNN Kepala Pusat Penerangan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Bahtiar mendukung […]

Subscribe US Now

Need Help?